TANGERANG, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Warto.
- Satuan Narkoba Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta menggulung jaringan internasional pengedar narkotika jenis sabu di Jakarta. Sebanyak empat dari lima tersangka dibekuk di sejumlah tempat berbeda. “Kami melakukan pengembangan setelah tersangka perempuan, LX (48 tahun), ditangkap rekan kami dari Bea Cukai,” kata Kepala Satuan Narkoba Polresta Bandara Soekarnop-Hatta, Komisaris Guntur Torik, kemarin 28/05/2013.
By: Warto.
- Satuan Narkoba Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta menggulung jaringan internasional pengedar narkotika jenis sabu di Jakarta. Sebanyak empat dari lima tersangka dibekuk di sejumlah tempat berbeda. “Kami melakukan pengembangan setelah tersangka perempuan, LX (48 tahun), ditangkap rekan kami dari Bea Cukai,” kata Kepala Satuan Narkoba Polresta Bandara Soekarnop-Hatta, Komisaris Guntur Torik, kemarin 28/05/2013.
Sebanyak
empat tersangka lalu ditangkap di Jakarta dan Tangerang. Mereka
masing-masing YP yang dibekuk di Ancol, Jakarta Utara, dan AK yang
dicokok di Jelambar Jakarta Barat. Sisanya adalah SL seorang warga
Nigeria yang fasih bahasa Cina dan satu lagi, AV, yang sudah 'dikunci'
pergerakannya di kawasan Cikupa, Tangerang.
Keberadaan
mereka diendus berdasarkan keterangan LX yang disebut berperan sebagai
kurir itu. LX sendiri ditangkap pada Senin, 20 Mei 2013, lalu di
Terminal 2D sesaat setelah mendarat dengan pesawat China Southern
Airlines CZ-387 rute Guangzhou-Jakarta.
Kepala
Kantor Bea dan Cukai Soekarno-Hatta, Okto Irianto mengatakan LX
ditangkap berdasarkan hasil analisa intelejen dan profiling terhadapnya.
Tersangka menyelundupkan sabu atau methamphetamine seberat 2.102 gram
atau 2,1 kilogram yang dibungkus styrofoam dan disembunyikan dalam
koper. “Nilainya mencapai Rp. 2,837 miliar.”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar