KUNINGAN, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Roy. S.
- Yayah alias Iyah, 45 tahun, yang diduga gila, mengubur ibunya hidup-hidup di depan rumahnya hingga sang ibu meninggal dunia. Peristiwa ini terjadi di RT 11/03 Desa dan Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Jenazah ibu Iyah baru ditemukan Jumat sore, 17 Mei 2013. Pelaku sampai saat ini masih buron.
Korban bernama nenek Inoh Aminah berusia 90 tahun. Tubuhnya yang kurus dan pikun membuat anaknya, Iyah, yang sudah lama mengalami gangguan jiwa, kesal. Kepala Inoh dibalut plastik lalu dikubur hidup-hidup di lubang sedalam 30 sentimeter di depan rumahnya.
Terbongkarnya pembunuhan ini bermula ketika tetangga korban curiga karena tidak melihat atau mendengar Nenek Inoh batuk-batuk. Saksi yang tidak mau disebutkan namanya kemudian memberi tahu warga lain. "Kemarin Emak Inoh masih terlihat sehat," ujarnya.
Rumah yang sudah ditinggalkan pelaku terlihat sepi. Warga makin curiga karena ada gundukan tanah di depan rumah itu. Mereka makin penasaran lalu mengorek sedikit tanah tersebut. Benar saja, terlihat jasad Nenek Inoh sudah tak bernyawa dengan wajah tertutup kantong plastik. Penemuan ini dilaporkan ke Polsek Jalaksana.
Tim identifikasi Polres Kuningan mendatangi lokasi dan menggali kuburan yang bagian atasnya ditutupi tanah dan batu itu. Setelah itu, jenazah Inoh dibawa ke RSU 45 Kuningan untuk diotopsi. Hasil visum sementara, tidak ditemukan bekas pukulan benda tumpul.
Kapolres Kuningan, Ajun Komisaris Besar Wahyu Bintono Hari Bawono, mengatakan, untuk mengetahui penyebab kematian korban, akan dilakukan otopsi. "Sampai saat ini pelaku masih dalam pengejaran," katanya ketika dikonfirmasi Jumat malam.
Jejen, salah seorang kerabat, membenarkan kalau Iyah sudah lama menderita penyakit jiwa. Polisi juga meminta keterangan dua saksi yakni tetangga korban.
By: Roy. S.
- Yayah alias Iyah, 45 tahun, yang diduga gila, mengubur ibunya hidup-hidup di depan rumahnya hingga sang ibu meninggal dunia. Peristiwa ini terjadi di RT 11/03 Desa dan Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Jenazah ibu Iyah baru ditemukan Jumat sore, 17 Mei 2013. Pelaku sampai saat ini masih buron.
Korban bernama nenek Inoh Aminah berusia 90 tahun. Tubuhnya yang kurus dan pikun membuat anaknya, Iyah, yang sudah lama mengalami gangguan jiwa, kesal. Kepala Inoh dibalut plastik lalu dikubur hidup-hidup di lubang sedalam 30 sentimeter di depan rumahnya.
Terbongkarnya pembunuhan ini bermula ketika tetangga korban curiga karena tidak melihat atau mendengar Nenek Inoh batuk-batuk. Saksi yang tidak mau disebutkan namanya kemudian memberi tahu warga lain. "Kemarin Emak Inoh masih terlihat sehat," ujarnya.
Rumah yang sudah ditinggalkan pelaku terlihat sepi. Warga makin curiga karena ada gundukan tanah di depan rumah itu. Mereka makin penasaran lalu mengorek sedikit tanah tersebut. Benar saja, terlihat jasad Nenek Inoh sudah tak bernyawa dengan wajah tertutup kantong plastik. Penemuan ini dilaporkan ke Polsek Jalaksana.
Tim identifikasi Polres Kuningan mendatangi lokasi dan menggali kuburan yang bagian atasnya ditutupi tanah dan batu itu. Setelah itu, jenazah Inoh dibawa ke RSU 45 Kuningan untuk diotopsi. Hasil visum sementara, tidak ditemukan bekas pukulan benda tumpul.
Kapolres Kuningan, Ajun Komisaris Besar Wahyu Bintono Hari Bawono, mengatakan, untuk mengetahui penyebab kematian korban, akan dilakukan otopsi. "Sampai saat ini pelaku masih dalam pengejaran," katanya ketika dikonfirmasi Jumat malam.
Jejen, salah seorang kerabat, membenarkan kalau Iyah sudah lama menderita penyakit jiwa. Polisi juga meminta keterangan dua saksi yakni tetangga korban.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar