"Ternyata itu piagam yang dipesan anak saya," kata si pemilik rumah, Brigadir Jenderal Marinir Giyarto, Jumat, 10 Mei 2013.
Menurut Giyarto, anaknya, yang merupakan perwira Angkatan Laut bernama Agustinus Yurdha, memang sudah sering mengirim piagam seperti itu. Kali ini, ia mengirim piagam dari prajurit KRI BARAKUDA-633 dalam kardus. "Biasanya kirim kaus ataupun piagam," kata Giyarto yang menjabat Wakil Asisten Teritorial TNI Cilangkap itu.
Kecurigaan Giyarto bahwa kardus tersebut berisi bom disebabkan oleh paket kardus yang dilihatnya hari ini tidak mencantumkan alamat pengirim. Ditambah lagi, saat diperiksa dengan menggunakan metal detector, menunjukkan bahwa terdapat logam di dalamnya. "Anak saya tidak memberi tahu. Sekarang saya telepon juga tidak bisa karena ada di laut," ujarnya.
Kardus tersebut dikirim pada pukul 11.30 dan dicurigai sebagai bom. Polisi datang sekitar pukul 17.00 setelah dihubungi oleh Giyarto. Kemudian menyusul Tim Gegana yang datang pada pukul 18.40. Pemeriksaan selesai pada pukul 19.10 dan dipastikan bahwa kardus tersebut bukanlah berisi bom, tapi piagam.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar