JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Parman.
- Polisi masih memburu pelaku yang membunuh seorang Rasya Alfino Azmi, bayi berusia lima bulan, yang meninggal dunia setelah dicekik perampok. Sampai saat ini, polisi baru bisa memeriksa saksi-saksi.
"Sampai saat ini masih pemeriksaan saksi, akan segera kita ungkap pelakunya," ujar Kapolres Jakarta Pusat Kombes Angesta Romano Yoyol, saat dikonfirmasi Tribunekompas, Sabtu (2/2/2013).
Yoyol belum bisa menduga apakah pelaku termasuk golongan profesional atau tidak. Saksi kunci dalam peristiwa tersebut yaitu Irma, yang juga pengasuh Rasya masih terus dimintai keterangan.
"Kita masih mintai keterangan pengasuhnya, dia juga shock. Hari ini kita rencana minta keterangan lagi dari dia," ucapnya.
Dia berjanji pihaknya akan mengungkap kasus ini segera mungkin. "Petugas juga mulai lakukan pengejaran, kalau ada perkembangan akan segera kita infokan," tutup Yoyol.
Sebelumnya diberitakan, perampokan terjadi di sebuah rumah, daerah Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (31/1) lalu. Perampok itu mencekik Rasya karena terus menangis dengan kain hingga kehabisan nafas.
By: Parman.
- Polisi masih memburu pelaku yang membunuh seorang Rasya Alfino Azmi, bayi berusia lima bulan, yang meninggal dunia setelah dicekik perampok. Sampai saat ini, polisi baru bisa memeriksa saksi-saksi.
"Sampai saat ini masih pemeriksaan saksi, akan segera kita ungkap pelakunya," ujar Kapolres Jakarta Pusat Kombes Angesta Romano Yoyol, saat dikonfirmasi Tribunekompas, Sabtu (2/2/2013).
Yoyol belum bisa menduga apakah pelaku termasuk golongan profesional atau tidak. Saksi kunci dalam peristiwa tersebut yaitu Irma, yang juga pengasuh Rasya masih terus dimintai keterangan.
"Kita masih mintai keterangan pengasuhnya, dia juga shock. Hari ini kita rencana minta keterangan lagi dari dia," ucapnya.
Dia berjanji pihaknya akan mengungkap kasus ini segera mungkin. "Petugas juga mulai lakukan pengejaran, kalau ada perkembangan akan segera kita infokan," tutup Yoyol.
Sebelumnya diberitakan, perampokan terjadi di sebuah rumah, daerah Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (31/1) lalu. Perampok itu mencekik Rasya karena terus menangis dengan kain hingga kehabisan nafas.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar