BEKASI, (TRIBUNEKOMPAS)
By: Samdardi.
- Perampokan terhadap minimarket di Kota Bekasi seolah tidak berhenti. Pada hari Senin (13/8/2012) pukul 00.15, dua orang bersepeda motor dan bersenjata pistol merampok Alfamart di Jalan Raya Jatiasih, Jatiasih, Kota Bekasi.
Ciri-ciri perampok tidak bisa diidentifikasi oleh empat pegawai Alfamart yang saat itu bertugas. Perampok memakai helm dan cadar sehingga wajah tidak bisa dikenali dan tidak bisa diidentifikasi.
Menurut keterangan pegawai kepada petugas Polsek Jatiasih, yang sedang bertugas jaga saat itu adalah Budiman, Hari, Setyo dan Rizal Amirudin.
Saat sedang bertugas, Alfamart kedatangan dua orang berhelm dan bercadar. Salah satu di antaranya berpistol. Kemudian karyawan Alfamart ditodong, dipukul, dan ditendang.
Mereka gentar karena khawatir pistol yang ditodongkan oleh pelaku bukan mainan dan bisa mematikan. Pegawai dipaksa menunjukkan brankas dan membukanya.
Selanjutnya perampok merampas uang hasil penjualan senilai Rp 28 juta dan bergegas kabur. Saat perampokan, kondisi jalan raya sepi. Setelah dirampok, pegawai menghubungi kantor Polsek Jatiasih.
Peristiwa tersebut telah menjadikan Alfamart sebagai minimarket keempat di Jatiasih yang dirampok selama Januari-Agustus 2012. Semenatara di Kota Bekasi, setidaknya sudah terjadi delapan perampokan minimarket.
By: Samdardi.
- Perampokan terhadap minimarket di Kota Bekasi seolah tidak berhenti. Pada hari Senin (13/8/2012) pukul 00.15, dua orang bersepeda motor dan bersenjata pistol merampok Alfamart di Jalan Raya Jatiasih, Jatiasih, Kota Bekasi.
Ciri-ciri perampok tidak bisa diidentifikasi oleh empat pegawai Alfamart yang saat itu bertugas. Perampok memakai helm dan cadar sehingga wajah tidak bisa dikenali dan tidak bisa diidentifikasi.
Menurut keterangan pegawai kepada petugas Polsek Jatiasih, yang sedang bertugas jaga saat itu adalah Budiman, Hari, Setyo dan Rizal Amirudin.
Saat sedang bertugas, Alfamart kedatangan dua orang berhelm dan bercadar. Salah satu di antaranya berpistol. Kemudian karyawan Alfamart ditodong, dipukul, dan ditendang.
Mereka gentar karena khawatir pistol yang ditodongkan oleh pelaku bukan mainan dan bisa mematikan. Pegawai dipaksa menunjukkan brankas dan membukanya.
Selanjutnya perampok merampas uang hasil penjualan senilai Rp 28 juta dan bergegas kabur. Saat perampokan, kondisi jalan raya sepi. Setelah dirampok, pegawai menghubungi kantor Polsek Jatiasih.
Peristiwa tersebut telah menjadikan Alfamart sebagai minimarket keempat di Jatiasih yang dirampok selama Januari-Agustus 2012. Semenatara di Kota Bekasi, setidaknya sudah terjadi delapan perampokan minimarket.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar