By: Anto.
- Jaksa Agung Basrief Arief mengaku masih belum puas dengan kinerja lembaga yang dipimpinnya pada 2011. "Masih perlu banyak perbaikan kualitas sumber daya manusia," kata dia dalam acara "Catatan Akhir Tahun Kejaksaan Agung" di Jakarta, Jumat, 30 Agustus 2011.
Perbaikan kualitas tersebut antara lain meliputi integritas dan kualitas penanganan kasus anggota kejaksaan. "Yang terpenting integritas. Kalau anggota kami sedikit bodoh tinggal diberi diklat (pendidikan dan latihan)," kata Basrief.
Ia mengatakan percuma jaksa pintar, tetapi integritasnya rendah. Hal tersebut dinilainya sebagai bibit oknum yang kerap mencoreng nama Kejaksaan Agung. Selain soal kualitas sumber daya manusia, Basrief mengakui banyak hal belum dicapai secara maksimal tahun ini. Ia berjanji akan menuntaskan pencapaian tersebut tahun depan.
Beberapa hal yang akan dirampungkan Basrief tahun depan adalah mempercepat penyelesaian kasus-kasus yang masuk ke Direktorat Jaksa Agung Muda Pidana Umum dan Pidana Khusus. Hingga Desember, Kejaksaan Agung sedang mendalami 442 perkara pidana umum dan sedang menyelidiki 112 kasus pidana khusus yang masuk selama 2011.
Ia juga menegaskan, Jaksa Agung Muda Pengawasan akan terus mengawasi dan memberi sanksi terhadap para oknum kejaksaan yang melanggar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar