Senin, 24 Oktober 2011

18 Preman Diciduk Dari GBK

JAKARTA, (Tribunekompas)
By: ANto.


- Untuk menciptakan rasa aman dan nyaman, terutama menjelang pelaksanaan SEA Games ke XXVI yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang, 11-22 November mendatang, jajaran aparat kepolisian menggelar operasi penertiban terhadap keberadaan preman yang kerap mangkal dikawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat. Hasilnya, sebanyak 18 preman yang ditengarai melakukan aksi pemalakan terhadap pengendara yang parkir di kawasan Senayan berhasil diciduk aparat kepolisian.

"Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Operasi Sikat Jaya 2011. Selain itu, razia ini juga terkait dengan pengamanan SEA Games ke-26. Sehingga, kami melakukan pengamanan dan sterilisasi lokasi," kata AKBP Johanson R Simamora, Kapolsek Tanahabang, Minggu (23/10).

Dalam operasi itu, lanjutnya, sebanyak 30 anggota gabungan dari Polres Jakarta Pusat dan Polsek Tanahabang, baik petugas berseragam maupun berpakaian preman diterjunkan ke lokasi.

Ia mengatakan, belasan preman yang berhasil diciduk diamankan dari berbagai area dikawasan GBK, seperti area parkir timur, parkir barat, plaza selatan dan plaza barat. "Juru parkir liar ini menjamur manakala kawasan tersebut diramaikan oleh berbagai event. Saat ini, mereka masih kami mintai keterangan, apakah mereka melakukan tindak pidana atau tidak," ungkapnya.

Operasi ini, ditambahkan Johansen, dilakukan sebagai tindaklanjut dari laporan masyarakat yang merasa resah dengan keberadaan preman-preman tersebut. Berdasarkan laporan dari para warga, sambungnya, para preman ini ditengarai memungut uang parkir secara paksa.

"Padahal, pada saat masuk warga sudah membayar. Namun pada saat di dalam kalau mau keluar, diminta lagi sama mereka. Parahnya lagi, selain memaksa, juru parkir liar itu mengenakan tarif yang tinggi. Tidak cukup Rp 2.000, mereka meminta bayaran hingga Rp 10 ribu,"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar